Menikmati Kawah Putih Ciwidey dan Pemandian Air Panas Ciwalini

Perjalanan ke 2 tempat wisata yaitu Pemandian Air Panas Ciwalini dan Kawah Putih Ciwidey saya tunaikan jika tak salah pertengahan bulan Maret 2019.

Perjalanan wisata ini bagian dari perjalanan wisata saya bersama santri Pondok Modern Daarul Abroor. Setelah berkunjung ke Telaga Sarangan 2 hari sebelumnya, waktu balik ke Palembang menyempatkan ke pemandian Ciwalini dan Kawah Putih di Bandung.

Singkat cerita, pagi jam 6 kita sudah sampai di pemandian Ciwalini. Suasana duingiiin menyelimuti. Tapi karena sudah niat, langsung ganti pakaian terus mandi di pemandian yang hot… bukan hangat, hehe…

Awal menceburkan diri ke kolam pemandian sih kayak masuk air rebusan, hot…. tapi setelah beberapa menit serasa santai dan rileks, gak panas lagi tapi hangat dan menghangatkan.

Hampir 2 jam kita di pemandian air panas Ciwalini ini, sampai gak sadar klo sudah mau jam 9 pagi dan perlu sarapan. Akhirnya untuk sarapan kita masuk ke rumah makan pas di depan gerbang naik ke kawah putih.

Pemandian Air Panas Ciwalini

Naik Ke Kawah Putih Ciwidey dari Pemandian Air Panas Ciwalini

Setelah sarapan, langsung kita naik ontang-anting atau angkot khusus yang membawa kita ke atas kawah putih. Soalnya bus memang dilarang naik, mengingat medan tanjakan terlalu curam, jika mobil pribadi boleh.

Perjalanan dengan ontang-anting menuju puncak kawah putih ini memakan waktu kurang lebih 10 menit bahkan kurang. Mobilnya sih jalannya cepat tapi nyaman. Berkelok kelok seperti Michael Schumacher bawa mobil balap, hahaa…

Sampai di kawah putih, semua peserta dianjurkan memakai masker. Soalnya bau belerang cukup menyengat. Bagi saya sih biasa saja, apa karena lagi flu ya… hemm.

Baca juga: Keindahan Telaga Sarangan Magetan

Suasana Indah Kawah Putih Ciwidey

Cuaca di kawah putih saat itu menunjukan 14 derajat celcius. Duingiiin untuk ukuran saya yang di Palembang terbiasa sumuk panas di 30 derajat celcius. Wes, photo-photo dulu di depan tulisan kawah putih ciwidey untuk kenangan, hee..

Setelah berphoto di depan tulisan kawah putih, kita menuju kawah putih. Menuruni anak tangga yang jumlahnya gak banyak sih dibandingkan anak tangga di Borobudur. Suasana kawah yang putih kehijauan sudah terlihat ketika kita menuruni tangga ini.

WAW… pemandangan kawah putih dengan latar belakang bukit plus anginnya sepoy-sepoy… joss luar biasa subhaanallah…indahnya ciptaan Allah.

Belum puas photo-photo dengan latar belakang kawah putih dan bukit, kita naik ke atas tangga khusus yang disediakan untuk menikmati kawah putih dari ketinggian. Tangga unik dari bambu dengan berbagai tingkatan. Di tingkat paling atas inilah kita bisa menikmati pemandangan kawah putih yang lebih mengesankan.

Untuk masuk ketangga khusus ini kita membayar lagi Rp. 5 ribu rupiah saja. Murah banget dengan mendapatkan pemandangan indah dan spot photo selfie yang mengagumkan.

Biaya untuk 2 tempat wisata:

  • Tiket Pemandian Air Panas Ciwalini: 15 ribu
  • Ontang-Anting : 15 ribu
  • Tiket Masuk kawah Putih: 20 ribu
  • Naik ke tangga khusus kawah putih : 5 ribu

Setelah 2 jam di kawah putih, akhirnya kita memutuskan turun untuk melanjutkan perjalanan jalan-jalan di Kota Bandung.

Itulah cerita singkat keseruan perjalanan saya bersama Santri ke Kawah Putih Ciwidey dan Pemandian air panas Ciwalini Bandung.

Berikut ini video keindahan Kawah Putih di Ciwidey Bandung.

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.